Brilliant Legacy

Pemain Brilliant Legacy

  • Lee Seung Ki sebagai Sun Woo Hwan
  • Han Hyo Joo sebagai Go Eun Sung
  • Bae Soo Bin sebagai Park Jun Se
  • Moon Chae Won sebagai Yoo Seung Mi
  • Kim Mi Sook sebagai Baek Sung Hee
  • Min Young Won sebagai Lee Hye Ri (teman Eun Sung)
  • Yun Joon Suk sebagai Go Eun Woo
  • Jung Suk Won sebagai Jin Young Suk (teman Hwan)
  • Han Ye Won sebagai Sun Woo Jung
  • Ban Hyo Jung sebagai Jang Sook Ja
  • Yoo Ji In sebagai Oh Young Ran (ibu Hwan & Jung)
  • Kim Jae Seung sebagai Lee Hyung Jin
  • Son Yeo Eun sebagai Jung In Young
  • Choi Jung Woo sebagai Park Tae Soo
  • Lee Seung Hyung sebagai Pyo Sung Chul
  • Jun In Taek sebagai Go Pyung Joong (ayah Eun Sung)
  • Baek Seung Hyun sebagai Manajer Lee Joon Young
  • Park Sang Hyun sebagai Park Soo Jae
  • Tae Hwang sebagai pelayan

Sinopsis Brilliant Legacy a.k.a Shining Inheritance Episode 1

Tayang Perdana: Jumat, 15 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83865/brilliant-legacy-episode-1 [Edisi online: Kamis, 14 Januari 2010]Kembali ke Korea dari Amerika dengan pesawat yang sama, secara tidak sengaja koper Go Eun-sung (Han Hyo-joo) dan Sun Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang bentuk dan warnanya sama persis tertukar. Begitu tiba, kehadiran Eun-sung membuat seorang gadis bernama Yoo Seung-mi (Moon Chae-won) terkejut.

Lee Seung-gi

Kemunculan Seung-mi sendiri adalah untuk menjemput Woo-hwan, cucu pemilik perusahaan raksasa milik Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung). Diminta sang nenek untuk kembali ke Korea, Woo-hwan membandel dan memutuskan untuk menghabiskan waktu beberapa hari bersenang-senang dengan para sahabatnya.

Eun-sung sendiri dijemput oleh Lee Hyung-jin, seniornya di sekolah yang mengejar gadis itu karena tahu latar belakangnya dari keluarga kaya-raya. Bahkan, Hyung-jin dengan berani meminjamkan mobil, yang sebenarnya adalah milik sang sahabat Park Jun-se (Bae Soo-bin) yang ikut menjemput, yang diaku sebagai miliknya.

Konfrontasi antara Eun-sung dan Woo-hwan dimulai ketika Woo-hwan yang pongah melempar gelas plastik ke tengah jalan dan mengenai kaca mobil yagngdikemudikan Eun-sung. Karena geram, Eun-sung langsung mengejar mobil pemuda itu sambil memintanya untuk berhenti.

Kesalahpahaman terjadi, Woo-hwan mengira gadis itu mengajaknya adu kebut-kebutan. Aksi saling pacu terjadi, yang diiringi wajah pucat penumpang masing-masing mobil. Dalam sebuah kesempatan, Woo-hwan membelokkan mobilnya secara mendadak untuk menghalangi mobil sang rival. Begitu Eun-sung mengerem, Woo-hwan kembali memacu mobilnya dengan senyum kemenangan.

Begitu sampai dirumah, Eun-sung langsung disambut oleh ayahnya Go Pyung-joong (Jun In-taek), ibu tirinya Baek Sung-hee (Kim Mi-sook)…dan adik tirinya Seung-mi. Akhirnya ketahuan kenapa Seung-mi berusaha menghindar dari Eun-sung : ia tidak ingin hubungannya dengan Woo-hwan diketahui oleh sang kakak tiri. Sementara di tempat lain, nenek Sook-ja marah-marah saat tahu cucunya Woo-hwan tidak langsung pulang dan malah bersenang-senang.

Eun-sung yang gembira karena bisa kembali berkumpul dengan keluarganya tidak sadar kalau perusahaan raksasa sang ayah terancam bangkrut. Saat Pyung-joong hendak meminjam uang dari istrinya, secara mengejutkan Sung-hee menolak. Tidak cuma itu, Sung-hee yang terbiasa hidup mewah menyebut bahwa meski dengan cara apapun, termasuk memaksa, Pyung-joong harus mendapat pinjaman uang untuk menyelamatkan perusahaan.

Begitu kembali ke Korea, perhatian Eun-sung langsung tercurah pada Go Eun-woo (Yun Joon-suk), adiknya yang mengidap autisme. Sempat mengikuti dari belakang secara diam-diam, Eun-sung terkejut saat melihat sang adik membelokkan langkahnya ke sebuah tempat les piano. Awalnya, ia mengira Eun-woo bakal disekolahkan ke sekolah musik yang prestisius.

Dalam keadaan mabuk dan sedih karena ajuan pinjamannya ditolak, Pyung-joong berjalan tak tentu arah. Di sebuah gang sepi, mendadak kepalanya dipukul dari belakang. Keesokan harinya saat bangun, ia mendapati semua barang miliknya telah dirampas seseorang. Yang lebih mengejutkan lagi, namanya termasuk dalam daftar korban meledaknya sebuah tempat karaoke.

Di sebuah bar mewah, Woo-hwan diberitahu bahwa kartu kredit miliknya sudah tidak berlaku. Sadar bahwa semua adalah ulah sang nenek, ia menyodorkan segepok uang. Sayang, uang tersebut ternyata masih kurang sehingga ia harus berurusan dengan pemilik bar. Secara kebetulan, Eun-sung, yang baru sadar tasnya tertukar menelepon.

Dengan santai, Woo-hwan meminta Eun-sung untuk membayar biaya yang kurang kalau ingin tasnya dikembalikan. Setelah itu, ia menyuruh gadis itu untuk menyetir mobilnya ke sebuah hotel mewah. Kaget ketika Woo-hwan mendadak menarik kerah bajunya, Eun-sung dengan refleks langsung mengeluarkan jurus bela dirinya…yang sukses membuat pemuda itu KO.

Begitu sadar, Woo-hwan langsung teringat akan kejadian di malam sebelumnya. Jengkel karena terus ditelepon, pemuda itu mengerjai Eun-sung. Saat gadis perkasa itu datang terlambat, Soo-hwan (yang sebenarnya ada didekat sana) meminta Eun-sung menunggu sementara dirinya menyelesaikan suatu urusan : menemui sang ibu Oh Young-ran (Yoo Ji-in) untuk meminta kartu kredit baru.

Meski kuliah di Amerika, sifat Soo-hwan sangat pongah. Saat hendak meminta tambahan kopi, dengan sombong ia mengetukkan sendok kecil ke cangkir sambil menatap pelayan yang datang dengan pandangan merendahkan. Dari belakang tiba-tiba muncul Jun-se, yang langsung menyindir Soo-hwan. Meski kesal, SOo-hwan tidak bisa berbuat banyak melawan pria yang sudah dikenal baik oleh keluarganya tersebut.

Peristiwa meledaknya tempat karaoke menjadi berita utama di televisi, Jung-hee yang kebetulan tengah menyaksikan televisi sangat kaget saat mendengar nama Pyung-joong termasuk sebagai korban. Saat diminta mengidentifikasi, wanita itu langsung berteriak sambil terduduk lemas melihat kondisi jenazah.

Menunggu terlalu lama membuat Eun-sung kesal, ia berulang kali menelepon Soo-hwan namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Sambil menunggu, gadis itu memutuskan untuk menelepon Sung-hee. Apa yang didengarnya sangat mengejutkan : ayahnya Pyung-joong telah meninggal dunia.

Tidak lagi memperdulikan hadiah yang telah disiapkan, Eun-sung langsung berlari ke rumah duka dan tidak bisa lagi menahan tangisnya saat melihat foto sang ayah di antara karangan bunga. Yang lebih memukulnya, sang ibu tiri Sung-hee memutuskan untuk langsung mengkremasi jenazah yang kondisinya sulit dikenali lagi.

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 2

Tayang: Senin, 18 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Kesal karena Eun-sung tetap ngotot, ibu tirinya Sung-hee langsung menyodorkan sejumlah barang yang ditemukan pada mayat sang suami.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83892/brilliant-legacy-episode-2 [Edisi online: Senin, 18 Januari 2010]Di tengah suasana duka, Eun-sung (Han Hyo-joo) kembali berdebat dengan Baek Sung-hee (Kim Min-sook). Rupanya, sang ibu tiri meminta supaya acara pemakaman tidak melibatkan Eun-woo (Yun Joon-suk) yang dianggap bakal mengacau. Namun, Eun-sung tetap memaksa.

Saat tengah menunggu tasnya dikembalikan, Woo-hwan (Lee Seung-gi) dikagetkan oleh kemunculan mendadak Jang Sook-ja. Rupanya, sang nenek memintanya pulang karena adalah hal penting : Woo-hwan diminta untuk kembali ke Korea dan meneruskan usaha keluarga.

Keruan saja Woo-hwan menolak mentah-mentah, namun ia tidak bisa mengelak karena sang ibu Oh Young-ran (Yoo Ji-in) terus membujuk. Dengan ogah-ogahan, Woo-hwan akhirnya mendatangi restoran keluarga dan disambut oleh Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun).

Dengan sikap yang sombong, Woo-hwan menolak permintaan sang manajer supaya dirinya mengenakan pakaian pegawai restoran. Bahkan, Woo-hwan yang seharusnya menjadi pegawai biasa dengan santai duduk di meja manajer saat jam kerja sambil menelepon. Ketika ditegur, Woo-hwan dengan sikap menantang menyebut siap bila Manajer Lee mau memecatnya.

Setelah pemakaman selesai, masalah mulai melanda Eun-sung dan keluarganya. Tidak cuma harus menghadapi penyitaan barang-barang, mereka juga harus menghadapi orang-orang yang pernah dihutangi oleh suaminya Go Pyung-joong (Jun In-taek). Melihat ibu tirinya menangis sambil berusaha menjual semua miliknya, Eun-sung langsung masuk ke dalam kamarnya sambil menangis.

Kejutan dilakukan oleh Sung-hee, ia mengajak Eun-sung bicara empat mata. Tanpa basa-basi, wanita itu meminta Eun-sung untuk mencari tempat tinggal bagi dirinya dan sang adik yang autis Go Eun-woo. Eun-sung ternganga, ia sama sekali tidak menyangka kalau ibu tirinya tersebut bakal tega mengusirnya.

Seung-mi (Moon Chae-won) yang mendengar pembicaraan itu langsung memarahi sang ibu, namun Sung-hee membalas dengan menyebut bahwa semua yang dilakukannya adalah demi sang putri. Sebelum berpisah, Sung-hee memberikan segepok uang pada Eun-sung sambil menyebut supaya uang tersebut digunakan dengan baik. Meski malu dan merasa harga dirinya terinjak-injak, Eun-sung menerima uang tersebut demi Eun-woo adiknya.

Hidup berdua dengan Eun-woo ternyata tidak mudah, Eun-sung sempat mengalami berbagai masalah. Yang paling berat terjadi saat mereka sengaja menginap di tempat permandian umum, Eun-sung yang tengah membela Eun-woo yang baru saja dimarahi dan dipukul oleh seorang pria baru sadar kalau uang simpanan pemberian Jung-hee yang dipegangnya telah hilang.

Sudah tidak punya uang sama sekali, ajakan Eun-woo untuk menemui ayah mereka ditanggapi dengan serius oleh Eun-sung : ia berniat bunuh diri bersama sang adik. Namun saat hendak terjun dari sebuah tempat tinggi, Eun-sung tersadar dan langsung menangis tersedu-sedu sambil memeluk Eun-woo.

Bertekad untuk bertahan hidup dan bangkit, Eun-sung mendatangi salah seorang sahabatnya Lee Hye-ri (Min Young-won). Hanya bisa keluar di malam hari, hanya ada satu pilihan pekerjaan bagi Eun-sung : menjadi pelayan di sebuah tempat hiburan.

Woo-hwan kembali berulah, ia kembali menolak perintah Manajer Lee dan meninju pria itu yang dengan berani menyahut saat dirinya marah. Ditemani oleh Seung-mi, Woo-hwan datang ke sebuah tempat hiburan. Saat tengah ke kamar kecil, Seung-mi sangat terkejut melihat Eun-sung ada disana dengan pakaian seorang pelayan.

Langsung mengenali Eun-sung yang mengenakan wig, dengan santai Woo-hwan menarik kerah baju gadis itu, yang cuma bisa terpekik. Langsung meminta tasnya dikembalikan, Woo-hwan bahkan tidak perduli ketika kakinya menginjak ponsel Eun-sung yang belum lunas. Dari kejauhan, semua adegan itu terlihat oleh Jun-se (Bae Soo-bin).

Eun-sung tidak sadar bahwa penderitaannya baru dimulai. Di apartemen Hye-ri, kekasih gadis itu meminta Eun-woo untuk pergi ke pasar swalayan. Dalam perjalanan, Eun-woo malah berhenti di tempat dimana dirinya biasa belajar piano dan terus bermain. Sempat heran melihat kemunculan pemuda remaja itu, sang empunya tempat langsung menelepon Sung-hee.

Bisa dibayangkan, bagaimana kagetnya Sung-hee melihat Eun-woo. Ketika mencoba menghubungi Eun-sung, ponsel sang anak tiri (yang rusak karena terinjak oleh Woo-hwan) tidak diangkat. Sempat ragu apakah yang ditelepon adalah nomor yang benar, Sung-hee sangat terkejut mendengar Eun-woo bisa mengingat hal-hal detil hanya dengan sekali liat. Diam-diam, ia mulai merencanakan sesuatu.

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 3

Tayang: Selasa, 19 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Saat masih di tempat kerja, Eun-sung mendapat kabar mengejutkan dari Hye-ri : adiknya Eun-woo menghilang.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83922/brilliant-legacy-episode-3 [Edisi online: Senin, 18 Januari 2010]Dengan panik, Eun-sung (Han Hyo-joo) yang ditemani oleh Hye-ri (Min Young-won) dan kekasih sahabatnya tersebut mencari Eun-woo (Yun Joon-suk) kesana-kemari. Padahal, sang adik telah dibawa oleh ibu tirinya Sung-hee (Kim Mi-sook) ke sebuah tempat.

Disana, Sung-hee berpesan supaya Eun-woo tidak menelepon siapapun, termasuk Eun-sung, kalau masih ingin bertemu sang kakak. Terburu-buru pulang begitu tahu ada yang mengenali, begitu sampai di rumah Sung-hee langsung mengambil ponsel milik putrinya Seung-mi (Moon Chae-won) yang tengah tertidur. Rupanya, wanita itu berniat mengganti semua nomor supaya Eun-sung maupun Eun-woo tidak bisa menghubunginya lagi.

Kejatuhan Eun-sung dari seorang gadis kaya hingga menjadi seorang pelayan diam-diam membuat Jun-se (Bae Soo-bin) iba, ia tidak setuju dengan perlakuan semena-mena Woo-hwan (Lee Seung-gi). Ketika itu, Eun-sung yang begitu kuatir akan keselamatan Eun-woo hanya tidur selama dua jam, ia tidak sabar untuk segera mencari keberadaan sang adik.

Pertikaian antara Sung-hee dan Seung-mi akhirnya pecah, dengan suara tinggi sang putri menyebut berniat meninggalkan kuliahnya. Terpukul melihat keadaan Eun-sung yang begitu mengenaskan, Seung-mi menelepon Woo-hwan dan meminta pemuda itu untuk mengajaknya naik sepeda motor.

Saat tengah berboncengan, Seung-mi langsung teringat dengan kejadian beberapa tahun silam ketika dirinya pertama kali bertemu Woo-hwan. Ketika itu, ia tengah diganggu oleh tiga pemuda berandal. Namun begitu Woo-hwan muncul, ketiganya langsung terdiam dan ngacir. Sambil membopong Seung-mi, Woo-hwan berikrar siap membela gadis itu bila ada orang yang menjahatinya.

Sambil memeluk Woo-hwan dengan erat, Seung-mi meminta pemuda itu untuk tidak kembali ke Amerika. Begitu pulang, Woo-hwan langsung disambut oleh kemarahan Jang Sook-ja. Rupanya, sang nenek sudah tahu kalau cucunya memukul Manajer Lee Baek Seung-hyeun). Tidak cuma meminta Woo-hwan untuk mengurangi sifat tidak sabarnya, Nenek Jang juga menyuruhnya untuk minta maaf pada Manajer Lee didepan semua pegawai.

Terus mencari Eun-woo, Eun-sung akhirnya ambruk saat nyaris sampai di apartemen Hye-ri. Kebetulan, Jun-se tengah melintas dan langsung membopong gadis itu kedalam. Sebelum pergi, Jun-se memberikan bingkisan berisi ponsel yang sejak semula hendak diberikan pada Eun-sung. Keruan saja, Hye-ri terus memandangi pria itu dengan wajah bingung.

Keesokan harinya, Jun-se kembali sambil memperkenalkan diri. Awalnya, Eun-sung sempat menolak, namun Hye-ri cepat memotong pembicaraan keduanya. Setelah itu, Jun-se menyodorkan daftar panti asuhan yang menampung remaja yang memiliki perlakuan khusus dan meminta foto Eun-woo untuk dijadikan selebaran orang hilang.

Di saat Eun-sung sibuk, ayahnya yang kini hidup menggelandang Go Pyung-joong (Jun In-taek) tiba-tiba teringat akan dua anaknya dan memutuskan untuk menelepon. Sempat bingung ketika mengintip ke sekolah Eun-woo namun tidak menemukan putranya disana, Pyung-joong memutuskan untuk menelepon pihak sekolah. Apa yang didengar benar-benar membuatnya kaget sekaligus terpukul.

Melihat Eun-sung tidak mampu mengurus dirinya, Jun-se meminjamkan uang secara diam-diam melalui Hye-ri. Ketika ditanya alasannya, Jun-se mengaku punya hutang budi secara emosional terhadap Eun-sung. Begitu diberitahu, Eun-sung yang berniat untuk memulai jualan di malam hari demi menafkahi dirinya tidak bisa menahan air mata terharu.

Ditemani oleh Hye-ri, Eun-sung mulai mencari tempat tinggal baru yang tidak jauh dengan daerah ramai. Sempat kaget melihat Jun-se tiba-tiba muncul di kediaman barunya, Eun-sung mulai terbiasa dengan pria itu, yang kemudian menemaninya berbelanja. Hye-ri melihat semuanya sambil tersenyum, ia sadar kalau diam-diam Jun-se menyukai sahabatnya.

Masalah kembali dibuat Woo-hwan. Bukannya minta maaf pada Manajer Lee, ia malah melempar segepok uang didepan pria itu sambil memintanya tutup mulut. Begitu Nenek Jang mendengar semuanya, wanita itu tidak bisa lagi menahan kemarahannya dan langsung menampar Woo-hwan berkali-kali. Tidak pernah diperlakukan kasar, Woo-hwan langsung naik pitam.

Sadar kalau dirinya terlalu memanjakan sang cucu, Nenek Jang memutuskan untuk menapaktilasi masa awal dirinya membanting tulang sambil memikirkan keputusan selanjutnya. Saat tengah duduk di tepi jalan untuk berjualan, Nenek Jang melihat Eun-sung yang tengah berjualan sambil bernyanyi dan menari. Ingatannya langsung melayang ke masa lalu, hal serupa pernah dilakukannya sambil mengasuh anak.

Lamunannya buyar oleh seorang pedagang yang biasa mangkal di tempat Nenek Jang berada, dengan kasar pria itu mengusir wanita tua itu. Cuma bisa menatap geram, tiba-tiba Nenek Jang seolah melihat putranya (yang telah meninggal) saat masih kecil Min-suk tengah berlari-lari. Dengan panik, sang nenek berlari mengejar dan tidak melihat tangga curam yang ada didepannya.

Saat hendak pulang, Eun-sung sangat terkejut melihat seorang nenek terbujur kaku. Langsung dilarikan ke rumah sakit, kondisi Nenek Jang dinyatakan baik-baik saja namun mengalami amnesia. Ketika Eun-sung berpamitan karena hendak mencari Eun-woo adiknya, gadis itu sangat kaget karena tiba-tiba Nenek Jang memeluk tangannya dengan erat.

 

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 4

Tayang: Rabu, 20 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Begitu Nenek Jang merangkul tangannya sambil meminta supaya tidak ditinggalkan sendirian, Eun-sung langsung jatuh iba.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83950/brilliant-legacy-episode-4 [Edisi online: Selasa, 19 Januari 2010]Karena kasihan, Eun-sung (Han Hyo-joo) mengajak Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) tinggal di rumah barunya. Keputusan tersebut dicerca Hye-ri (Min Young-won), namun Eun-sung tetap ngotot pada keputusannya. Mereka tidak sadar bahwa dari dalam rumah, Nenek Jang mendengar semuanya.

Di saat yang sama, Oh Young-ran (Yoo Ji-in) yang terlalu memanjakan Woo-hwan (Lee Seung-gi) tidak berdaya ketika sang putra berkata dengan ketus bakal kembali ke Amerika. Begitu mendengar keputusan Woo-hwan, Seung-mi (Moon Chae-won) tanpa banyak bicara langsung menenggak beberapa gelas arak. Dalam keadaan setengah mabuk, Seung-mi menyebut Woo-hwan kejam dan tidak mengerti perasaannya terhadap pemuda itu.

Hilangnya Nenek Jang dari rumah membuat Young-ran dan putrinya Woo-jung (Han Ye-won) kuatir, keduanya cuma bisa melampiaskan kekesalan pada kepala pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung). Mengaku tidak tahu dimana keberadaan sang majikan, Kepala Pelayan Pyo yang mengerti betul akan watak Nenek Jang menyebut kalau wanita tua itu pasti kembali.

Kebaikan hati Eun-sung yang mau menerima orang tua yang mengalami nasib malang seperti dirinya membuat Nenek Jang terharu, apalagi gadis itu rela bangun pagi demi mempersiapkan barang dagangannya. Melihat Eun-sung terkantuk-kantuk, Nenek Jang langsung menawarkan diri untuk ikut berjualan sekaligus membagi resep rahasianya.

Begitu kembali ke rumah, ucapan Eun-sung kalau dirinya tidak menyangka uang bisa begitu menakutkan membuat kepala Nenek Jang sakit dan pelan-pelan ingatannya, terutama saat menampar wajah sang cucu Woo-hwan, kembali. Hal pertama yang diingat sang nenek adalah : sudah berapa hari dirinya pergi dari rumah.

Saat hendak makan siang setelah menempelkan poster orang hilang, Eun-sung kembali bertemu Jun-se (Bae Soo-bin). Iba melihat Eun-sung kelelahan hingga mimisan, Jun-se menawarkan gadis itu untuk bekerja di restoran miliknya. Namun Eun-sung malah marah, ia menyebut tidak perlu dikasihani. Rupanya Eun-sung mengira kalau restoran adalah milik Lee Hyung-jin (Kim Jae-seung), pria yang langsung pergi begitu tahu keluarganya bangkrut.

Sampai di rumah setelah hari mulai larut, Eun-sung terkejut melihat Nenek Jang belum makan siang. Protes karena makanan yang disajikan tidak enak, sang nenek terkejut saat Eun-sung menebak kalau ingatannya mulai pulih dan langsung marah-marah.

Nenek Jang kembali berulah. Saat pulang, Eun-sung terkejut karena dimarahi oleh pemilik rumah karena bunganya dipetik tanpa ijin. Rupanya, pelaku pemetikan adalah Nenek Jang. Saat diomeli, Nenek Jang berbalik marah. Melihat Eun-sung menangis, Nenek Jang tidak tega dan langsung mengembalikan selimut yang dipakainya sambil meminta gadis itu tidak mengusirnya.

Kembali ditawari Jun-se untuk bekerja di restoran miliknya, Eun-sung pulang dengan gembira sambil membawa makanan untuk Nenek Jang. Langsung mengenali restoran tersebut, waktu membuat hubungan Nenek Jang dan Eun-sung semakin akrab.

Begitu mendengar alasan Eun-sung bekerja di restoran, dan mengecilkan arti berjualan di pinggir jalan, Nenek Jang langsung pura-pura sakit perut tepat pada saat gadis itu hendak berangkat untuk wawancara kerja. Keruan saja, Eun-sung langsung panik dan membawa Nenek Jang ke rumah sakit. Sesampai disana, tiba-tiba kondisi Nenek Jang pulih.

Eun-sung yang merasa dipermainkan tidak tahan lagi, ia langsung mencari tempat sepi untuk menumpahkan air matanya. Setelah tiba di rumah, pertengkaran keduanya tidak bisa dihindari lagi. Karena emosi, Eun-sung mengaku menyesal telah membiarkan Nenek Jang masuk ke rumahnya. Begitu mendengar alasan Eun-sung, Nenek Jang langsung terdiam karena merasa bersalah telah mempermainkan gadis itu.

Keesokan harinya saat pulang, Eun-sung terkejut mendapati Nenek Jang sudah tidak ada dirumah. Rupanya, sang nenek memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Mendorong kotak untuk mulai berjualan, Eun-sung dicegat oleh Kepala Pelayan Pyo, yang meminta gadis itu ikut dengannya.

Mengaku bakal membawa Eun-sung ke tempat Nenek Jang, gadis itu menurut. Namun, ia setengah tidak percaya saat mobil Kepala Pelayan Pyo berhenti di sebuah rumah besar. Begitu masuk ke dalam, Eun-sung sudah disambut oleh sosok yang dikenalnya dengan baik : Nenek Jang.

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 5

Tayang: Kamis, 21 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Diiringi tatapan menantu dan cucu perempuannya, Nenek Jang Sook-ja mengajak Eun-sung untuk makan bersama dirinya.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83978/brilliant-legacy-episode-5 [Edisi online: Rabu, 20 Januari 2010]Saat makan bersama, Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) mengajukan tawaran yang sama sekali tidak disangka : ia bakal membantu Eun-sung (Han Hyo-joo) mencari adiknya yang hilang Eun-woo (Yun Joon-suk) asalkan gadis itu mau tinggal dirumahnya.

Bisa ditebak, keputusan itu langsung ditentang menantunya Oh Young-ran (Yoo Ji-in) dan cucu perempuannya Sun Woo-jung (Han Ye-won). Menurut mereka, imbalan yang paling cocok bagi Eun-sung adalah uang. Ucapan tersebut langsung membuat Nenek Jang marah, ia menganggap keduanya tidak memahami arti membalas budi yang sebenarnya.

Tindakan Nenek Jang tidak hanya sampai disitu, ia meminta Park Soo-jae (Park Sang-hyun) yang merupakan direktur perusahaan makanan Jin Sung untuk memasukkan lamaran Eun-sung supaya dirinya bisa diterima di perusahaan. Meski heran, Direktur Park sadar bahwa telah terjadi sesuatu yang luar biasa dalam diri Nenek Jang selama dirinya menumpang di rumah Eun-sung.

Berita bahagia yang disampaikan Eun-sung membuat Hye-ri (Min Young-won) gembira, namun Eun-sung sendiri merasa dirinya tidak pantas mendapat imbalan seperti itu atas perbuatan kecil yang dilakukannya. Namun, gadis itu langsung dimarahi oleh Hye-ri, yang meminta Eun-sung untuk memikirkan Eun-woo.

Sebelum pergi, Eun-sung dikunjungi oleh sahabatnya Jung In-young (Son Yeo-eun). Merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Eun-woo, In-young menceritakan soal Seung-mi yang pernah menanyakan keberadaan Eun-sung yang kontan membuat gadis itu tersenyum lebar. Namun begitu sampai di rumah nenek Jang, senyuman tersebut langsung berubah.

Eun-sung sangat kaget saat tahu Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang dibencinya ternyata adalah cucu Nenek Jang. Langsung menuduh Eun-sung sebagai penipu, dengan kasar Woo-hwan mengusir gadis malang itu. Tidak kalah kesal, Eun-sung menyebut tidak sudi tinggal di rumah Woo-hwan dan pergi sambil berurai air mata. Keruan saja, Nenek Jang yang baru tiba keheranan melihat Eun-sung pergi sambil menangis.

Begitu tahu kalau penyebabnya adalah Woo-hwan, Nenek Jang meminta sang cucu untuk membujuk Eun-sung untuk kembali. Bahkan ancamannya tidak main-main : bila tidak berhasil, Woo-hwan tidak boleh pulang. Keesokan harinya, Woo-hwan yang masih ngambek berpamitan dengan sang nenek karena berniat kembali ke Amerika.

Siapa sangka, niat tersebut dicegah Nenek Jang, yang tidak ingin Woo-hwan kuliah sambil hura-hura tanpa tujuan hidup yang jelas. Dengan tegas, Nenek Jang meminta Woo-hwan menyusun rencana masa depannya dalam waktu seminggu. Woo-jung yang sempat menertawakan kemalangan sang kakak langsung terdiam ketika Nenek Jang menyebut kalau hal yang sama juga berlaku untuk gadis itu.

Di rumah, Eun-sung langsung mengutuk kemalangannya. Namun, telepon dari perusahaan makanan Jin Sung membuat Eun-sung kaget, ia tidak menyangka bakal dipanggil untuk wawancara. Begitu diminta masuk ke ruangan presiden perusahaan, Eun-sung langsung ternganga saat tahu orang tersebut tidak lain adalah Nenek Jang.

Dengan suara tegas, Nenek Jang menegur Eun-sung yang dengan emosi pergi tanpa memikirkan kalau kepergiannya bisa membuat Eun-woo semakin sulit ditemukan. Setelah mendengar cerita Eun-sung soal koper yang tertukar, Nenek Jang kembali menjanjikan bakal menemukan Eun-woo apabila gadis itu mau tinggal dirumahnya.

Membawa proposal kerja sama dengan berseri-seri, Sung-hee (Kim Mi-sook) sangat terkejut melihat Nenek Jang tengah bersama Eun-sung. Sambil bersembunyi, ia mendengar ajakan sang nenek supaya anak tirinya tinggal di rumah pemilik perusahaan Jin Sung itu. Keruan saja, Sung-hee langsung lemas. Sikap Sung-hee langsung berubah 180 derajat. Begitu ada kesempatan, ia mengajak Seung-mi berziarah ke tempat abu Pyung-joong ditaruh.

Dugaannya tidak meleset, Eun-sung telah berada disana lebih dulu. Sikap ramah Sung-hee yang mendadak ramah tidak hanya membuat Eun-sung bingung tapi juga Seung-mi. Belakangan, Seung-mi baru menyadari alasan perubahan sikap sang ibu. Meski berat, gadis itu terpaksa menuruti keinginan Jung-hee.

Sempat heran melihat Seung-mi ternyata juga mengikuti pelatihan di perusahaan Jin Sung, Eun-sung mendapat telepon dari Jung-hee saat istirahat makan siang. Rupanya, sang ibu tiri meminta Eun-sung untuk merahasiakan hubungannya dengan Jung-hee dan Seung-mi. Alasannya sederhana : Jung-hee tidak ingin keluarga Woo-hwan, yang disebut sebagai calon suami Seung-mi, tahu kalau keluarganya telah bangkrut.

Senang karena Eun-sung menurut, Sung-hee berbohong dengan menyebut dirinya bakal naik bis. Pada kenyataannya, wanita itu mengemudikan sebuah mobil mewah ke sebuah tempat pijat. Ia tidak sadar bahwa disana, suaminya yang masih hidup Go Pyung-joong (Jun In-taek) telah menunggu.

 

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 6

Tayang: Jumat, 22 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Begitu tahu suaminya Pyung-joong masih hidup, Sung-hee langsung membelalak kaget seolah dirinya melihat hantu.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84011/brilliant-legacy-episode-6 [Edisi online: Kamis, 21 Januari 2010]Masih syok melihat Pyung-joong masih hidup, ohong, bilang Eun-sung membawa Eun-woo ke Amerika.

Ketika waktu makan tiba, Eun-sung (Han Hyo-joo) langsung canggung begitu diminta duduk semeja dengan Nenek Jang Sook-ja (an Hyo-jung), Young-ran (Yoo Ji-in), dan Woo-jung (Han Ye-won). Satu-satunya yang absen adalah Woo-hwan (Lee Seung-gi), yang mengaku tidak ada nafsu makan sambil menatap Eun-sung dengan marah. Meski tidak enak, Eun-sung menurut ketika Young-ran memintanya untuk membujuk Woo-hwan.

Bukannya senang, Woo-hwan semakin marah dan mulai mengatai Eun-sung sebagai penipu karena tidak juga. Dengan mata berkaca-kaca, gadis itu langsung menyebut bahwa ia punya alasan sendiri yang belum bisa diceritakan. Kejadian itu membuat Woo-hwan mulai ragu dengan dugaannya, ia mulai memeriksa tas Eun-sung yang masih dipegangnya. Setelah melihat isi tas tersebut, Woo-hwan mulai sadar kalau Eun-sung tidak seperti gadis yang dikiranya selama ini.

Meski masih tetap sombong, sikap Woo-hwan melunak. Ia mendatangi Eun-sung sambil menyerahkan tas dan uang dalam nominal yang cukup besar sebagai pengganti kerugian yang telah ditimbulkan. Ucapan Eun-sung selanjutnya cukup membuat Woo-hwan terkejut : ia menyebut baru bakal menerima uang tersebut bila tas Woo-hwan sudah dikembalikan.

Setelah menemui Seung-mi (Moon Chae-won) untuk menanyakan soal tas Woo-hwan, dan tidak sadar kalau sang saudara tiri masih hidup berkecukupan, Eun-sung menghadiri masa orientasi kerja pertamanya. Tersenyum melihat gadis itu hanya mengenakan pakaian kasual dan sepatu kets, Nenek Jang memanggil Eun-sung setelah acara selesai, menyerahkan seamplop uang, dan menyuruhnya membeli pakaian dan sepatu yang pantas.

Setelah memulai masa percobaan di restoran yang dikomandani Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun), Eun-sung mulai mencari pakaian dan sepatu dengan ditemani oleh Jun-se (Bae Soo-bin). Di saat yang sama, Woo-hwan juga tengah menghabiskan hari bersama Seung-mi. Saat mengobrol, Seung-mi mulai bisa menebak kenapa Woo-hwan enggan meneruskan usaha keluarga.

Begitu malam tiba, Eun-sung langsung pamit pulang karena ingin mengejar pekerjaan sampingan yaitu mengantar susu. Begitu sampai di rumah, ia langsung menyerahkan sisa uang belanja pada Nenek Jang dan menolak saat diminta untuk menyimpan sisa uang tersebut. Sikap Eun-sung yang jujur membuat Nenek Jang semakin sayang pada gadis itu.

Saat hendak berangkat kerja, Young-ran menyuruh Eun-sung untuk mengantarkan ponsel sahabatnya yang tertinggal. Sikap Young-ran yang bagai nyonya besar tersebut membuat Nenek Jang marah, apalagi Woo-jung cucu perempuannya juga setali tiga uang. Rupanya karena terbiasa hidup mewah, keduanya tidak menghargai uang dan kerja keras.

Mengantarkan ponsel ke alamat yang dituju, Eun-sung sangat kaget saat Seung-mi membuka pintu. Baru mengerti kalau ibu tirinya berbohong, Eun-sung menyerahkan ponsel sebelum kemudian buru-buru pergi. Seung-mi langsung menyusul dan, sambil memberikan tas yang dicari, beralasan bahwa apartemen tersebut adalah warisan dari mendiang ayahnya. Setelah Eun-sung pergi, Seung-mi baru menyadari kalau dirinya benar-benar anak Jung-hee.

Kembali bertemu dengan Pyung-joong, Jung-hee menyatakan sejumlah alasan dan menyalahkan suaminya. Namun, Pyung-joong yang tahu betul akan watak sang istri meminta Jung-hee menceritakan apa yang terjadi sebenarnya. Secara mengejutkan, Jung-hee menyebut tidak bisa lagi menerima Pyung-joong karena melanggar janji pernikahannya. Diam-diam, Jung-hee telah menyiapkan strategi untuk memastikan masa depannya : mendekati direktur Jin Sung Park Tae-soo (Choi Jung-woo).

Nenek Jang kembali dibuat kecewa oleh ulah Woo-hwan, yang dengan kasar menepis tangan salah seorang pegawai Jin Sung yang memegang lengannya. Di rumah, kekecewaan semakin menjadi-jadi saat melihat Young-ran dan Woo-jung membuang barang-barang mereka yang masih bagus dengan alasan sudah usang.

Tidak cuma itu, kedua cucunya juga menyerahkan proposal yang diminta dengan tidak memuaskan. Woo-hwan berniat menggunakan tanah yang semula disiapkan untuk membangun apartemen bagi para pekerja untuk lapangan golf terbesar di Korea, sementara cita-cita Woo-jung lebih bikin miris : mempercantik diri dan bersiap-siap menikah. Setelah berpikir cukup lama, Nenek Jang akhirnya mengambil keputusan drastis.

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 7

Tayang: Senin, 25 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Demi memaksa kedua cucunya untuk bisa hidup mandiri, Nenek Jang Sook-ja menunjuk Eun-sung sebagai pewaris tunggalnya.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84044/brilliant-legacy-episode-7 [Edisi online: Senin, 25 Januari 2010]Keputusan Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) membuat menantunya Young-ran (Yoo Ji-in) dan dua cucunya Woo-hwan (Lee Seung-gi) dan Woo-jung (Han Ye-won) kaget setengah mati, aplagi sang nenek menyebut bakal mengusir ketiganya bila tidak mau bekerja untuk mencari nafkah.

Penolakan paling keras muncul dari Woo-hwan, yang memutuskan untuk keluar dari rumah keluarganya dan hidup sendiri. Saat keluar, Woo-hwan berpapasan dengan Eun-sung. Melihat pemuda itu pergi dengan marah, keruan saja Eun-sung yang tengah memboyong sepeda barunya kebingungan. Apalagi, perlakuan tidak mengenakkan juga didapatnya dari Young-ran dan Woo-jung.

Di pabrik, Young-ran terkejut saat diberitahu dirinya bakal diperlakukan sebagai pelayan biasa. Tugasnya pun jauh dari kata santai : memotong kimchi menjadi bagian-bagian kecil. Membuat rekan-rekan sekerjanya mengurut dada karena potongan yang dilakukan jauh dari sempurna, Young-ran langsung lemas saat tahu bahwa dalam sehari, ia harus memotong kimchi dalam jumlah sangat banyak.

Nyaris tidak pernah bekerja keras, Woo-jung kembali ke restoran dan kembali berhadapan dengan manajer yang sempat dimusuhinya dulu. Bisa ditebak, Woo-jung langsung kena marah karena saat bekerja sebagai pengantar makanan, pelayanannya jauh dari memuaskan karena masih mengenakan sepatu hak tinggi.

Satu-satunya yang masih bertahan adalah Woo-hwan, ia menumpang di kediaman sahabatnya Jin Young-suk (Jung Suk-won). Belum bisa melepaskan kebiasaan foya-foya, Woo-hwan baru sadar bahwa keuangannya menipis setelah pulang karaoke. Meski begitu, ia tetap memilih untuk menginap di sebuah hotel mewah sambil memikirkan langkah selanjutnya.

Sung-hee (Kim Mi-sook) sangat terkejut saat diberitahu Young-ran soal keputusan nenek Jang, ia tidak menyangka sama sekali kalau Eun-sung lagi-lagi menjadi orang yang menghalangi niatnya. Namun Sung-hee masih tetap meremehkan apa yang terjadi, ia menganggap Nenek Jang hanya memanfaatkan Eun-sung untuk memotivasi Woo-hwan.

Oleh Young-ran, Seung-mi (Moon Chae-won) diminta mampir ke rumah untuk mengantarkan pakaian bagi Woo-hwan yang masih ngambek. Pertemuan dengan Eun-sung tidak bisa dihindari, Eun-sung langsung teringat dengan ucapan Seung-hee dan, didepan Nenek Jang, pura-pura tidak mengenal sang saudara tiri.

Berusaha kabur dari tempatnya bertugas, Woo-jung mendatangi Jun-se dan merengek supaya diperbolehkan bekerja di restoran pria itu. Sudah tentu Jun-se menolak, apalagi ia tahu Nenek Jang memerintahkan supaya Woo-jung diperlakukan sama seperti pekerja Jin Sung yang lain.

Saat mengantar gadis itu keluar, keduanya berpapasan dengan Eun-sung. Bisa dibayangkan,  bagaimana kagetnya Eun-sung saat tahu kalau Jun-se ternyata bukan hanya manajer melainkan juga pemilik restoran, ia langsung pergi dengan marah tanpa memperdulikan alasan pria itu. Namun, kemarahan tersebut mulai mereda setelah mendapat nasehat dari sahabatnya Hye-ri (Min Young-won) mengenai betapa banyaknya bantuan Jun-se selama ini.

Puncak kesulitan Woo-hwan terjadi ketika dirinya sudah tidak mampu lagi membayar biaya hotel dan harus berurusan dengan polisi. Kabar itu membuat Young-ran ibunya kaget, namun saat diberitahu, Nenek Jang bergeming dan menolak untuk membebaskan sang cucu laki-laki, yang sempat menyerang polisi yang tengah menginterogasinya karena merasa terhina, dari penjara.

Untungnya ada Jun-se, yang begitu diberitahu langsung membebaskan Woo-hwan dengan uang jaminan. Tidak punya tempat lagi, Woo-hwan harus menelan malu dan memutuskan untuk pulang ke rumah. Begitu melihat sang cucu, Nenek Jang kembali menekankan aturan yang harus ditaati : ia meminta Woo-hwan bekerja di restoran tempat Eun-sung magang.

Meski tidak punya uang, paginya Woo-hwan yang masih tetap sombong nekat berangkat naik taksi meski sudah diperingatkan Eun-sung. Akibatnya saat sampai di tempat kerja, ia harus meminjam uang dari gadis itu. Saat dimarahi karena boros, Woo-hwan malah menarik lengan Eun-sung sambil menyebut gadis itu sombong karena telah menjadi pewaris Jin Sung. Keruan saja, Eun-sung sangat kaget.

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 8

Tayang: Selasa, 26 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Dasar polos, ucapan Woo-hwan yang menyebut kalau Eun-sung telah ditunjuk sebagai ahli waris sang nenek tidak dimengerti gadis itu.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84073/brilliant-legacy-episode-8 [Edisi online: Selasa, 26 Januari 2010]Meski gengsi, Woo-hwan (Lee Seung-gi) akhirnya mengganti pakaian mewah yang dikenakan dengan seragam restoran. Siapa sangka, pekerjaan di restoran sangat melelahkan dan tidak semudah yang dikira. Ditambah lagi, sikapnya yang pongah membuat Woo-hwan dijauhi oleh karyawan lain.

Saat pulang, Woo-hwan akhirnya harus merasakan kehidupan rakyat biasa dengan naik bis. Meski diperlakukan dengan buruk, Eun-sung (Han Hyo-joo) berulang kali membantunya. Begitu sampai di rumah, Eun-sung langsung menanyakan soal pelimpahan warisan pada Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung). Bisa menebak kalau namanya hanya dimanfaatkan untuk menyadarkan Woo-hwan, Eun-sung ternyata tidak keberatan karena Nenek Jang sudah begitu baik padanya.

Bangun di pagi hari dalam keadaan lelah (karena belum pernah bekerja keras sebelumnya), Woo-hwan menemui Nenek Jang di ruang tamu dan menyebut siap bekerja di perusahaan Jin Sung. Jawaban sang nenek sama sekali tidak diduga : tidak ada lowongan bagi Woo-hwan sehingga otomatis ia harus kembali bekerja di restoran. Sebelum pergi, Nenek Jang menyerahkan uang yang merupakan upah Woo-hwan bekerja dalam sehari.

Di perjalanan ke restoran, Woo-hwan dicegat oleh Eun-sung yang mengendarai sepeda dan langsung diminta untuk segera membayar sebagian hutangnya. Akibatnya, pemuda itu hanya mempunyai uang pas-pasan untuk naik bis umum dan ‘terpaksa’ makan siang bersama karyawan lain. Di tempat kerja, kejengkelan Woo-hwan makin menjadi ketika Manajer Lee menyuruh Eun-sung untuk mengajarinya tentang seluk-beluk restoran.

Seperti yang bisa ditebak, Eun-sung mulai frustrasi menghadapi sikap Woo-hwan yang pongah. Begitu jam makan siang tiba, Woo-hwan tertolong oleh kemunculan Seung-mi yang membawakannya bekal makan siang. Namun karena keasyikan dengan Seung-mi, Woo-hwan terlambat kembali ke restoran. Bisa ditebak, ia langsung dimarahi habis-habisan oleh Eun-sung.

Setelah berpikir cukup lama, Eun-sung akhirnya memutuskan untuk berbaikan dengan Jun-se. Begitu melihat sepeda gadis itu didepan restorannya, wajah Jun-se langsung berseri-seri. Jun-se sempat sedikit kaget karena Eun-sung sebagai kakak yang dikirim oleh mendiang ayahnya dari surga, namun ia bisa menutupi kegalauan hatinya dengan senyum.

Berhasil menjual beberapa tas pribadi berharga mahal, Young-ran (Yoo Ji-in) dan Woo-jung (Han Ye-won) berusaha mengendap-ngendap masuk ke rumah namun dasar apes, aksi mereka terlihat oleh Nenek Jang. Sempat berkelit, keduanya tidak berdaya ketika Nenek Jang menyita dompet mereka sambil mengancam bakal mengusir Young-ran dan Woo-jung bila kedapatan memperoleh uang dengan menjual barang-barang pribadi.

Keesokan harinya, Manajer Lee menegur Eun-sung karena Woo-hwan menghilang. Saat dicari, ternyata pemuda itu tengah tidur-tiduran di bagian atap restoran. Menyebut telah menyelesaikan tugasnya, Woo-hwan terdiam saat ditanya mengenai apa yang harus dilakukan seorang pelayan saat berhadapan dengan tamu. Keruan saja, Eun-sung kembali kesal karena Woo-hwan tidak mengerjakan tugasnya.

Bukannya merasa bersalah, Woo-hwan malah balik menyalahkan Eun-sung dan menyebut bahwa sejak kemunculan gadis itu dirumah keluarganya, pria itu selalu dihinggapi kesialan. Kemarahan sekaligus kesombongan Woo-hwan langsung luntur begitu Eun-sung tidak bisa lagi menahan emosinya. Sambil terisak, ia mengatakan bahwa Woo-hwan lah yang menyebabkan Eun-sung tidak bisa bertemu dengan sang ayah untuk terakhir kalinya.

Woo-hwan hanya bisa terdiam ketika Eun-sung berlari meninggalkan dirinya yang terdiam. Belum reda tangisnya, Eun-sung mendapat telepon dari Jung-hee (Kim Mi-sook), yang mengajak gadis itu bertemu. Sempat mengatakan tidak ingin menemui sang ibu tiri, secara tidak sengaja ucapan Eun-sung yang menyebut nama Seung-mi terdengar oleh Woo-hwan.

Beralasan tidak enak melihat Eun-sung tinggal di rumah orang lain yang bukan keluarganya, Jung-hee meminta anak tirinya pindah ke sebuah apartemen yang bakal dibayarinya. Tujuannya sudah jelas : memisahkan Eun-sung dari Nenek Jang dan Woo-hwan. Jung-hee tidak menyangka sama sekali kalau Eun-sung bakal menolak tawarannya mentah-mentah.

Wajah Jung-hee mulai berubah saat Eun-sung menceritakan rahasia yang selama ini hanya diketahui dirinya dan Nenek Jang : kepindahannya adalah supaya Nenek Jang mau membantu menemukan Eun-woo (Yun Joon-suk) yang masih hilang. Bahkan, ia langsung pucat saat mendengar dari Eun-sung kalau Nenek Jang telah mengerahkan orang untuk mencari Eun-woo hingga ke pinggiran kota Seoul

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 9

Tayang: Rabu, 27 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Meski terkejut, Jung-hee masih berusaha membujuk Eun-sung untuk segera keluar dari rumah Nenek Jang.

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84118/brilliant-legacy-episode-9 [Edisi online: Rabu, 27 Januari 2010] Eun-sung (Han Hyo-joo) sempat ragu-ragu begitu mendengar penjelasan Sung-hee (Kim Mi-sook), namun ia berusaha menguatkan tekad sambil menyebut bahwa kebaikan Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) hanya bisa dibalas dengan pengabdian seumur hidup. Mendengar ucapan tersebut, keruan saja Sung-hee langsung lemas.

Begitu pulang, Jung-hee langsung disambut oleh Seung-mi (Moon Chae-won) yang sangat marah saat tahu ternyata ibunya tidak semiskin yang dikira. Ketika dikonfrontir, dengan dingin Sung-hee menyebut bahwa ia sengaja tidak mau menampung Eun-sung dan Eun-woo (Yun Joon-suk) karena keduanya tidak dianggap sebagai bagian dari keluarga.

Sikap dingin sang ibu membuat Seung-mi terpukul, dalam kesedihannya cuma satu nama yang diingat : Woo-hwan. Mendapat telepon dari Seung-mi, Woo-hwan langsung mendatangi gadis itu dengan naik bis (setelah usahanya meminjam mobil gagal karena tidak diijinkan oleh Nenek Jang). Begitu mendengar penghiburan dari pemuda itu, Seung-mi tersenyum dan kembali bersemangat.

Di kediaman Nenek Jang, Young-ran (Yoo Ji-in) dan Woo-jung (Han Ye-won) kembali mengemis-ngemis pada Nenek Jang untuk diberi uang lebih. Alasannya, mereka ingin merasa aman. Alasan yang tidak masuk akal tersebut keruan saja ditanggapi dengan dingin oleh Nenek Jang, yang menyebut keduanya bisa memperoleh uang lebih bila mampu menabung dari upah akhir bulan.

Begitu Woo-hwan melengos pergi, ucapan Eun-sung langsung membuatnya terdiam sejenak. Dengan suara tegas, gadis itu mengingatkan Woo-hwan untuk bersikap baik didepan pelanggan karena kehadiran mereka adalah berkat kerja keras Nenek Jang selama puluhan tahun dan berkat para pelanggan-lah Woo-hwan bisa merasakan hidup yang nyaman.

Woo-hwan masih tetap ngotot tidak mau makan bersama karyawan restoran lain dan memilih untuk menghabiskan upahnya untuk makan di tempat lain. Akibatnya, uang yang dimiliki bahkan tidak cukup untuk bis pulang. Waktu hendak kembali kerja, secara tidak sengaja Woo-hwan melihat Eun-sung tengah berbicara dengan seorang pria yang sebenarnya adalah kekasih Hye-ri (Min Young-won).

Kembali bersikap tidak sopan, Woo-hwan langsung ditegur Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) dan dipindahtugaskan ke bagian dapur. Eun-sung tidak luput dari teguran cuma bisa mengelus dada, apalagi saat diminta untuk mengaduk sup, Woo-hwan tidak bisa lepas dari ponsel. Akibatnya fatal, kaki dan tangan pemuda itu terkena kuah sup yang panas.

Langsung berteriak dan membuat kegaduhan, Woo-hwan sama sekali tidak menyangka bahwa orang pertama yang menolongnya adalah Eun-sung. Oleh Eun-sung, Woo-hwan diolesi pasta gigi untuk mengurangi rasa sakit akibat terbakar. Sempat gengsi dan tidak percaya akan khasiat pasta gigi, Woo-hwan cuma bisa terdiam ketika melihat Eun-sung mengambil-alih tugas di dapur dan memintanya untuk beristirahat (diiringi tatapan kesal rekan-rekan kerja di restoran).

Sadar kalau posisinya makin terjepit, Jung-hee memutuskan untuk menjemput Eun-woo. Tidak sadar kalau Seung-mi tengah berencana untuk menjual apartemen, Jung-hee membayar seorang pria yang mengaku sebagai paman Eun-woo. Namun ia sangat terkejut saat diberitahu kalau tidak ada remaja yang mahir bermain piano bernama Eun-woo disana.

Ditugaskan di gudang, Woo-hwan kembali membuat masalah saat membereskan barang-barang keperluan restoran. Ketika Eun-sung hendak mengambil sebuah kotak yang ditaruh pemuda itu di atas rak, dengan kasar Woo-hwan menariknya. Meski bermaksud baik, aksi tersebut membuat pergelangan kaki Eun-sung terkilir.

Begitu mendengar kalau Eun-sung berniat menjual kediamannya, Jun-se sangat kaget. Untuk memecahkan masalah Hye-ri, ia mengusulkan agar gadis itu bekerja di restoran miliknya. Adegan menarik sempat terjadi di pasar swalayan saat Jun-se berbelanja bersama Eun-sung. Tidak tega melihat cedera gadis itu, Jun-se mengangkat Eun-sung hingga terduduk di dalam kereta dorong. Meski sempat malu, Eun-sung akhirnya menikmati keadaan tersebut.

Keesokan harinya saat melihat Eun-sung membawa banyak barang, Nenek Jang langsung memerintahkan Woo-hwan untuk mengantar gadis itu dengan imbalan tidak perlu bekerja di restoran. Tidak cuma itu, Nenek Jang juga memberi sang cucu uang dalam jumlah yang cukup besar. Sudah tentu, Woo-hwan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali mengemudikan mobil mewahnya.

Diminta untuk meninggalkan Eun-sung, Woo-hwan ternyata tidak tega setelah melihat gadis itu berjalan terpincang-pincang di pemakaman dan memutuskan untuk menemaninya. Saat berjalan kembali, Woo-hwan meminta Eun-sung memegang tangannya. Di saat yang sama, Go Pyung-joong (Jun In-taek) ayah Eun-sung juga muncul untuk memberi penghormatan pada mendiang istrinya.

Brilliant Legacy Episode 16

Tayang: 5-Feb-2010 15:30 WIB

Baca Juga:

Tags: brilliant legacy korea han hyo joo lee seung gi bae soo bin moon chae won kim mi sook min young won yun joon suk jung suk won han ye won yoo ji in kim jae seung son yeo eun choi jung woo lee seung hyung jun in taek baek seung hyun park sang hyun tae hwang

Berita HOT:
Begitu tahu kalau Jun-se (Bae Soo-bin) menyukai Eun-sung (Han Hyo-joo), Young-ran (Yoo Ji-in) yang marah langsung meminta Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) untuk mengusir gadis itu keluar dari rumah. Meski menolak, hati Nenek Jang sangat terluka apalagi saat tahu Woo-jung (Han Ye-won) terus menangis.

Tidak sadar apa yang telah terjadi, Eun-sung langsung menceritakan soal kejadian di restoran dengan penuh antusias begitu bertemu Nenek Jang di beranda. Sempat heran mendapat perlakuan dingin, di dalam Eun-sung langsung dimaki-maki Young-ran (yang kemudian disusul Woo-jung) karena dianggap merebut Jun-se. Eun-sung langsung tercengang, ia tidak menduga kedekatannya dengan Jun-se telah menimbulkan kesalahpahaman.

Tiba-tiba, Woo-hwan (Lee Seung-gi) muncul dari belakang Eun-sung dan langsung memarahi Young-ran dan Woo-jung. Sambil menarik ibu dan adiknya ke dalam kamar, Woo-hwan memarahi keduanya karena dianggap tidak tahu malu dan secara khusus meminta Woo-jung untuk melupakan Jun-se karena pria itu sama sekali tidak mencintainya.

Suasana ricuh tidak cuma dialami di kediaman Nenek Jang melainkan juga di tempat tinggal Jun-se, dimana sang ayah pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo) langsung memarahi putranya karena telah menjalin hubungan dengan gadis yang dianggap sebagai musuh. Rupanya, Pengacara Park sudah ditelepon oleh Young-ran.

Suasana rumah yang tidak enak membuat Eun-sung memutuskan untuk absen dari acara makan pagi bersama. Di restoran, Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) meminta semua karyawan untuk menuliskan pesan dan kesan terhadap sesama rekan kerja mereka. Begitu Woo-hwan sampai ke kertas bertuliskan nama Eun-sung, pemuda itu kebingungan karena tidak tahu harus mengisi apa : pujian atau hinaan.

Begitu mendengar kalau Woo-jung sakit, Jun-se mendatangi kediaman Nenek Jang untuk menjenguk gadis itu. Cuma tersenyum ketika mendengar Woo-jung menyalahkan Eun-sung, dengan suara bijak Jun-se menyebut tidak akan ada yang berubah meskipun dirinya tidak pernah mengenal Eun-sung. Lebih lanjut, Jun-se mengaku kalau dirinyalah yang telah berani menyukai Eun-sung, padahal gadis itu cuma menganggapnya sebagai kakak.

Kejadian di rumah Nenek Jang membuat Eun-sung kehilangan nafsu makan, ia bahkan memilih duduk di halte bus dan membiarkan Woo-hwan pulang lebih dulu. Tak lama kemudian Eun-sung mendapat telepon dari Jun-se, ia beralasan sangat sibuk sehingga tidak bertemu pria itu. Siapa sangka, mobil Jun-se tiba-tiba berhenti di samping Eun-sung. Dengan kesal, Jun-se langsung memarahi Eun-sung yang dianggap berusaha menghindarinya.

Namun Eun-sung punya alasan sendiri, biar bagaimanapun ia sama sekali tidak memikirkan tentang hal lain kecuali menemukan Eun-woo yang hilang. Namun, dengan jujur Eun-sung menyebut tidak menutup kemungkinan kalau di kemudian hari dirinyalah yang bakal mengejar-ngejar Jun-se.

Untuk menghindari suasana yang tidak menyenangkan, Eun-sung memutuskan untuk menginap di tempat Hye-ri (Min Young-won). Sementara itu di rumah, Woo-hwan terus mengira-ngira kartu mana yang ditulis oleh Eun-sung.

Setelah membaca buku petunjuk pelayanan restoran Eun-sung dan mencocokkan tulisan, Woo-hwan akhirnya tahu kartu mana yang ditulis gadis itu. Langsung berseri-seri saat tahu Eun-sung tidak menganggapnya sebagai orang yang jahat, Woo-hwan mengajak gadis itu untuk kembali menyebar pamflet. Di depan kaum lansia, Woo-hwan menunjukkan sisi lain dirinya yang begitu hangat dan membuat Eun-sung tersenyum lebar.

Dalam perjalanan pulang, Woo-hwan yang perasaannya sudah jauh melunak akhirnya mengatakan kalau dirinya tidak menyalahkan Eun-sung atas apa yang terjadi dengan warisan Nenek Jang. Berjanji bakal bersaing secara sehat, Woo-hwan yakin bisa mengubah pendirian sang nenek. Sikapnya yang berubah baik keruan saja membuat Eun-sung kebingungan.

Memutuskan untuk tinggal di rumah Hye-ri, Eun-sung memutuskan untuk menelepon Nenek Jang, yang malah menyuruhnya membicarakan semuanya di rumah. Bisa ditebak, Nenek Jang berhasil membuat Eun-sung mengurungkan niatnya. Belakangan, Nenek Jang juga berhasil meredakan emosi Young-ran dan Woo-jung.

Di acara 30 tahun restoran cabang kedua, suasana sempat canggung ketika Eun-sung bertemu dengan Seung-mi (Moon Chae-won). Namun, semuanya berubah begitu Jun-se dan Hye-ri, yang ternyata memutuskan sebagai sukarelawan, muncul. Melihat kedekatan antara Jun-se dan Eun-sung, diam-diam Woo-hwan merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakannya selama ini : cemburu.

Tatapan Woo-hwan yang penuh arti terlihat oleh Jun-se, dan semua semakin kentara ketika selesai acara dan seluruh karyawan serta sukarelawan ikut acara karaoke bersama. Tidak mau kalah dengan Jun-se dan Eun-sung, Woo-hwan menarik Seung-mi kedepan untuk menyanyi bersama.

Di luar, Woo-hwan akhirnya mengkonfrontasi Jun-se dan menyalahkan pria itu yang telah membuat Woo-jung sakit. Tidak bisa ditipu, Jun-se dengan suara tinggi langsung menyatakan kecurigaannya kalau Woo-hwan menyukai Eun-sung dan sebenarnya tidak perduli pada Woo-jung. Pembicaraan itu terdengar oleh Seung-mi

Sinopsis Brilliant Legacy Episode 17

Tayang: Senin, 8 Februari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Pertanyaan Jun-se benar-benar mengagetkan Seung-mi : apakah Woo-hwan menyukai Eun-sung?

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84358/brilliant-legacy-episode-17 [Edisi online: Sabtu, 6 Februari 2010] — Sempat termenung, Woo-hwan (Lee Seung-gi) langsung membalas dengan mengatakan dirinya sangat membenci Jun-se (Bae Soo-bin) yang selalu dianggap baik di hadapan semua orang. Di tempat persembunyiannya, Seung-mi (Moon Chae-won) mendengar pertengkaran itu dengan perasaan terpukul campur waswas.

Di tempat karaoke, Hye-ri (Min Young-won) langsung memberitahu Eun-sung (Han Hyo-joo) tentang pertengkaran yang terjadi. Sempat kaget melihat ujung bibir Jun-se berdarah, Eun-sung akhirnya pulang dengan pemuda itu sementara Woo-hwan dengan Seung-mi. Di rumah, Seung-mi dengan lesu langsung masuk kamar sambil menangis tersedu-sedu.

Keesokan harinya begitu berpapasan dengan Woo-jung yang baru keluar dari kamarnya, Eun-sung langsung meminta maaf. Disinilah keluguan Woo-jung terlihat. Penasaran ingin tahu apa yang membuat Jun-se begitu menyukai Eun-sung, Woo-jung mengikuti gerak-gerik gadis itu dan berusaha menirunya. Keruan saja seisi rumah terkejut, ibunya Young-ran bahkan mengira putrinya kerasukan.

Situasi yang semakin tidak menguntungkan membuat Sung-hee (Kim Mi-sook) terus berusaha mendesak Young-ran agar segera mengusir Eun-sung dari rumahnya, yang keruan saja membuat sang sahabat bingung. Jengkel karena merasa semua usahanya gagal, begitu keluar rumah Sung-hee telah ditunggu oleh suaminya Pyung-joong (Jun In-taek).

Teringat dengan ucapan Seung-mi, Sung-hee langsung mengajak Pyung-joong untuk bicara empat mata. Sempat heran mendengar sang suami pernah berkomunikasi dengan Eun-sung lewat email, Sung-hee langsung bisa menebak apa yang terjadi. Terus menjelek-jelekkan Eun-sung, wanita setengah baya itu menyarankan supaya Pyung-joong keluar dari Seoul untuk membuka tempat usaha.

Kembali bertugas untuk menyebar pamflet, Eun-sung dan Woo-hwan ternyata saling adu cepat. Kesal karena dirinya kalah, Woo-hwan langsung membeli plester dan berusaha menyelesaikan tugasnya lebih dulu dari Eun-sung. Begitu tengah hari tiba, Woo-hwan yang sebenarnya kelelahan pura-pura tegar. Namun begitu Eun-sung mengaku ingin istirahat, ia akhirnya mengikuti gadis itu.

Sambil duduk, Woo-hwan yang semakin terkesima dengan Eun-sung memberanikan diri untuk meminta maaf atas kelakuannya yang membuat gadis itu gagal bertemu sang ayah untuk terakhir kalinya dan kehilangan Eun-woo (Yun Joon-suk). Semakin bingung melihat perubahan sikap Woo-hwan, Eun-sung yang kakinya lecet kembali dikejutkan oleh aksi pemuda itu yang memaksa untuk memboncenginya.

Ketika Woo-hwan memacu sepeda, secara refleks Eun-sung memeluk tubuh pemuda itu, yang langsung deg-degan. Adegan tersebut terlihat oleh Seung-mi, yang belakangan langsung menunjukkan kemesraan dengan menggandeng tangan Woo-hwan. Ternyata bukan cuma Woo-hwan, Eun-sung juga ikut salah tingkah dan sempat membuat koleganya heran.

Menghabiskan uangnya untuk membeli buku, mau tidak mau Woo-hwan menerima tawaran Seung-mi yang mentraktirnya makan. Diam-diam cemburu melihat kedekatan pria itu dengan Eun-sung, Seung-mi berusaha mengorek apa yang dirasakan Woo-hwan setiap kali berhadapan dengan gadis yang bakal merebut warisannya. Siapa sangka, Woo-hwan menyebut bahwa fokusnya hanyalah menaikkan laba restoran.

Berpapasan saat hendak mulai mempromosikan restoran, siapa sangka Eun-sung dan Woo-hwan menuju tempat yang sama. Sempat adu mulut, Woo-hwan dan Eun-sung mendadak mendapat ide cemerlang tentang tempat mana saja yang harus dikunjungi untuk promosi. Setelah berpisah, Eun-sung menemui Jun-se, yang ketar-ketir saat mendengar cerita gadis itu tentang Woo-hwan yang mulai berubah.

Diajak untuk bertemu, Eun-sung tanpa basa-basi langsung menanyakan maksud lain dari ajakan Seung-mi. Sempat tidak percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan sang saudara tiri, Eun-sung langsung terdiam ketika Seung-mi menceritakan apa yang dirasakannya terhadap Woo-hwan sambil meneteskan air mata.

Ketika mengunjungi Jin Young-suk (Jung Suk-won), Woo-hwan diminta untuk menjaga pemain piano bar sang sahabat yang tidak lain adalah Eun-woo. Di saat yang sama, Pyung-joong yang tengah duduk di halte terkejut ketika sebuah bis lewat dan sosok Eun-sung berada didalamnya.
Sinopsis Brilliant Legacy Episode 18

Tayang: Selasa, 9 Februari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/84384/brilliant-legacy-episode-18 [Edisi online: Senin, 8 Februari 2010] — Begitu bertemu dengan Sung-hee (Kim Mi-sook), Pyung-joong (Jun In-taek) langsung menceritakan kalau dirinya bertemu Eun-sung (Han Hyo-joo). Meskipun sudah diyakinkan dengan berbagai cara, termasuk dengan memfitnah Eun-sung, Pyung-joong menolak untuk pindah dari Seoul.

Di rumah, Eun-sung dan Woo-hwan (Lee Seung-gi) sibuk berdiskusi mengenai cara meningkatkan profit. Usul Woo-hwan untuk menyalurkan pasokan ke gedung pernikahan ditolak, karena Eun-sung menganggap itu artinya mereka menginjak lahan pencarian perusahaan lain. Obrolan seru tersebut didengar oleh Woo-jung (Han Ye-won), yang langsung melaporkan ke Young-ran (Yoo Ji-in) dan Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung).

Di restoran, sebuah kejadian mengejutkan dialami oleh Woo-hwan : seorang tamu dengan sengaja membuat pemuda itu tersandung kemudian dengan sombong menyodorkan uang ganti rugi. Kejadian itu membuat Eun-sung marah dan berusaha membela, namun Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) langsung mencegah. Dengan wajah merah-padam, Woo-hwan ternyata mampu meredam emosinya.

Di atas gedung, Eun-sung menyerahkan lap untuk membersihkan baju Woo-hwan yang terkena kuah sambil terus marah-marah. Namun, gadis itu langsung terdiam ketika Woo-hwan heran melihat Eun-sung mau membelanya. Kesabaran Woo-hwan berbuah manis, Manajer Lee dengan bijak langsung mengalihkan statusnya dari karyawan magang menjadi pegawai biasa. Dengan berseri-seri, Woo-hwan terus melihat lencana barunya yang disematkan Manajer Lee.

Wajah Woo-hwan langsung berubah begitu sampai dirumah, sang ibu Young-ran mengingatkan soal hari peringatan kematian sang ayah yang jatuh pada hari itu. Dengan tubuh dan tangan bergetar, Woo-hwan memberikan penghormatan di depan altar bertuliskan nama ayahnya. Meski sudah sekian tahun berlalu, Woo-hwan ternyata masih belum bisa melupakan kecelakaan yang terjadi dan tetap menolak buka mulut.

Gembira karena proposalnya diterima di sebuah pabrik, Woo-hwan langsung kesal saat tahu keberhasilannya dibantu oleh Jun-se (Bae Soo-bin). Dengan jengkel, ia meminta supaya kontrak langsung dibatalkan. Keruan saja pertengkaran dengan Eun-sung langsung terjadi. Langsung menghentikan mobil, Eun-sung, yang berdiri di tengah jalan, langsung membentak-bentak Woo-hwan.

Mata Woo-hwan langsung terbelalak melihat dari arah berlawanan, sebuah truk menuju ke arah Eun-sung dengan kecepatan tinggi. Langsung teringat dengan kejadian yang menimpa sang ayah, Woo-hwan langsung menarik Eun-sung dan marah besar. Dengan tubuh gemetar, Eun-sung sempat heran namun belakangan sadar bahwa apa yang terjadi mungkin berkaitan dengan kecelakaan yang dialami oleh ayah Woo-hwan.

Akibat kejadian tersebut, sikap Woo-hwan terhadap Eun-sung berubah lagi. Begitu sampai di restoran, pemuda itu berubah jadi pendiam dan langsung pamit pergi. Merasa bersalah karena dirinya telah membuat Woo-hwan kembali mengingat kenangan buruk di masa lalunya, Eun-sung mengunjungi restoran Jun-se untuk bertemu dengan In-young (Son Yeo-eun). Siapa sangka, sang sahabat malah menuduh Eun-sung, yang membatalkan pesanan makanan, sebagai gadis kikir namun tamak.

Ketika tengah berjalan pulang, Woo-hwan tiba-tiba mendapat telepon dari sahabatnya Jin Youn-suk (Jung Suk-won), yang meminta tolong untuk menjagai Yong-jae alias Eun-woo (Yun Joon-suk). Sempat keberatan, Woo-hwan akhirnya setuju begitu tahu kalau Eun-woo masih mengenalinya. Di depan remaja autis tersebut, Woo-hwan terus bercerita soal sosok Eun-sung, wanita yang seharusnya dianggap sebagai musuh namun malah disukainya.

Hal serupa ternyata juga dialami oleh Eun-sung, yang begitu terpengaruh dengan ucapan In-young. Masalahnya, kali ini gadis itu mengalami dilema karena Woo-hwan yang semula begitu angkuh pelan-pelan telah berubah menjadi pria yang lebih baik. Mulai mereka-reka apa yang terjadi, dengan jitu Hye-ri (Min Young-won) mampu menebak kalau sahabatnya Eun-sung sudah mulai jatuh cinta pada Woo-hwan.

Sementara itu di apartemen, Sung-hee pulang dengan wajah pucat dan langsung beristirahat. Karena tidak ingin membangunkan sang ibu, Seung-mi mengangkat ponsel Seung-hee. Di ujung sana, seseorang menyampaikan perkembangan pencarian Eun-woo. Keruan saja, Seung-mi mulai bisa menebak apa yang telah dilakukan ibunya.

Pertemuan dengan sahabat Pyung-joong saat tengah bekerja di restoran membuat Eun-sung tersadar bahwa saat meninggal, sang ayah meninggalkan uang berbentuk asuransi jiwa. Setelah dicek ke bagian asuransi, baru ketahuan bahwa semua uang tersebut telah ditarik…ke rekening ibu tirinya Sung-hee.
Sinopsis Brilliant Legacy Episode 19

Tayang: Rabu, 10 Februari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar

Pemeran Brilliant Legacy Pacaran dengan Aktor yang Jauh Lebih Muda

Kim Mi-sook dan Lee Hyun-jin pada preskon A Good Day For The Wind To Blow

Dikutip dari http://www.indosiar.com/gossip/84258/pemeran-brilliant-legacy-pacaran-dengan-aktor-yang-jauh-lebih-muda [Edisi online: Rabu, 3 Februari 2010] — Kisah seorang wanita yang jatuh cinta kepada pria yang lebih pantas menjadi anaknya itu tidak umum di Korea. Namun stasiun televisi Korea, KBS ternyata berani menyisipkan kisah tersebut sebagai salah segmen cerita dalam sebuah drama baru yang yang bertajuk A Good Day for the Wind to Blow.

Sebagaimana dikatakan salah satu pemeran drama itu, aktris senior Kim Mi-sook (50) dalam sebuah jumpa pers bahwa ia akan memerankan karakter wanita yang jatuh cinta kepada pria lebih muda 19 tahun yang diperankan aktor ganteng Lee Hyun-jin. Kim Mi-sook yang dikenal sebagai Baek Sung-hee su ibu tiri jahat dalam drama Brilliant Legacy ini pada awalnya ragu berperan sebagau wanita yang beromansa dengan pria jauh lebih muda.

Untunglah kebimbangannya bisa teratasi berkat bantuan Lee Hyun-jin yang bisa membuat dirinya tenang. Rupanya Lee Hyun-jin mengaku Kim Mi-sook adalah tipe wanita idealnya dan juga adalah idolanya. Dalam jumpa pers itu juga, Kim Mi-sook mengatakan ia ingin memfokuskan bagaimana orang-orang bisa berpikir positif atas hubungan cinta wanita lebih tua dengan pria lebih muda.

Dalam A Good Day for the Wind to Blow yang episode perdananya telah ditayangkan pada 1 Februari kemarin, Kim Mi-sook memerankan Lee Kang-hee yang jatuh cinta kepada Jang Min-guk (Lee Hyu-jin), mahasiswanya sendiri sedangkan ia belum bisa melupakan mendiang suaminya.

Kisah utama drama itu sendiri adalah kisah seorang gadis yatim piatu Kwon Oh Bok (Kim So Eun si pemeran Chu Ga-eul dalam Boys Before Flowers) yang tidak pernah putus asa dalam upaya menggapai impiannya menjadi ilustrator. Masalahnya sifat pemberangnya membuatnya sering mengalami kesulitan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s